Kopassus Baku Tembak dengan Teroris di KP3B

SERANG – Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Selasa (18/5) dinihari, dikuasai sekawanan teroris.
Para teroris itu menyandera pejabat di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Banten. Untuk melumpuhkan teroris dan membebaskan sandera, Grup I Komando Pasukan Khusus (Kopassus) mengerahkan pasukan.
Sekira pukul 04.00 WIB, satu kompi atau 131 anggota Grup I Kopassus Serang keluar dari Markas Kesatrian Gatot Subroto menuju KP3B. Pasukan tersebut dibawa menggunakan empat mobil pengangkut dan delapan kendaraan MRCV lengkap dengan persenjataannya.
Ketika keluar markas, kendaraan melaju dengan tertib dan beberapa kali kendaraan paling depan membunyikan sirine untuk memuluskan laju kendaraan. Namun belum sampai di KP3B, pasukan Kopassus dicegat musuh di Jalan Raya Serang-Pandeglang- tak jauh dari Kejati Banten.
Beberapa anggota pasukan turun dari kendaraan untuk menangkal serangan tersebut. Baku tembak pun terjadi, namun hanya dalam hitungan menit, pasukan Kopassus mampu melumpuhkan musuh dan melanjutkan perjalanan.
Ketika mendekati target, pasukan memilih masuk dari arah belakang melewati perkampungan warga dan berkumpul di sebuah lapangan sebelum memulai operasi. Sekira pukul 06.00 WIB, pasukan mulai bergerak, ledakan bom jenis TNT bergema di KP3B, satu per satu pasukan bergerak menyisir setiap gedung, mulai dari BKPMD Provinsi Banten yang masih dalam tahap pembangunan. Baku tembak tak bisa dihindarkan, kawasan KP3B mencekam karena desingan suara peluru saling bersahutan. Untuk memaksimalkan operasi, kendaraan MRCV bersenjata lengkap mengawal setiap anggota yang menyisir gedung.
Pasukan tertuju ke pusat operasi, yakni Kantor Bappeda Provinsi Banten. Pada kantor yang dipimpin Widodo Hadi tersebut, sejumlah pejabat disandera teroris. Operasi pembebasan sandera dilakukan sekira 20 pasukan dan dua kendaraan MRCV masuk ke lokasi. Dalam upaya pembebasan itu terlibat baku tembak antara Kopassus dengan teroris. Hanya beberapa menit dalam ruangan, pasukan Kopassus berhasil membebaskan sandera dan langsung dibawa oleh kendaraan ambulans yang telah menunggu di depan gedung Bappeda.
Setelah membebaskan sandera dan melumpuhkan pimpinan teroris di kantor Bappeda, tidak lantas membuat pasukan Kopassus membubarkan diri. Pasukan menyebar serta terus menyisir keberadaan teroris. Mulai dari Kantor Dinas Kesehatan, DPKAD, Dinas SDA, Dishutbun, Distanak, Dinas Pendidikan, Kantor BPS, sampai Kantor MUI Banten. Selama penyisiran, kawasan KP3B semakin mencekam oleh suara tembakan. Teroris tak mau menyerah, beberapa kali suara bom meledak. Upaya pasukan Kopassus membuahkan hasil, sekira pukul 07.25 WIB, seluruh teroris dilumpuhkan.
Hal tersebut merupakan rangkaian latihan pertempuran kota (purkota) yang diselenggarakan Grup 1 Kopassus Serang yang memilih lokasi di KP3B. “Latihan ini merupakan puncak dari latihan yang dilaksanakan dalam satu bulan di basis Asrama Grup 1 Kopassus. Latihan ini rutin dilakukan setiap tahun dengan tempat latihan yang berbeda,” kata Perwira Pengamanan Operasi Latihan Letnan Satu Inf Fictor Juradi Situmorang dalam siaran pers.
Fictor menambahkan, purkota merupakan salah satu taktik bertempur TNI Angkatan Darat dalam menghadapi situasi pertempuran perkotaan atau permukiman. “Pada operasi ini, sasaran terpilih adalah pembebasan tawanan dan penghancuran instalasi komunikasi musuh yang mengutamakan faktor pendadakan dan kecepatan melumpuhkan musuh dan membebaskan sandera,” ujarnya.
Puncak latihan purkota diakhiri dengan upacara penutupan yang dipimpin oleh Komandan Grup 1 Kopassus Letnan Kolonel Inf Rudianto. Hadir mendampingi Rudianto, Danrem 064 Maulana Yusuf Kolonel Inf Endro Warsito. Dalam sambutannya, Rudianto berpesan agar prajurit terus mengevaluasi latihan yang pernah dilakukan. “Hal ini dalam upaya kita untuk melakukan pertempuran cepat menuju profesionalitas,” ujarnya.
Usai penutupan, pasukan kembali ke markas dengan jalur berbeda. Jika awal berangkat memakai Jalan Raya Serang-Pandeglang, ketika pulang menggunakan Jalan Syekh Nawawi Al-Bantani melalui Terminal Pakupatan.(run)

Radar Banten.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s