Blogger Banten Momentum Kebangkitan Banten

Penulis : Asep Muhsin - Relawan Telematika Banten

Tidak diragukan lagi kekuatan partisipasi publik di Banten  akan membawa dampak yang luar biasa positif terhadap perkembangan pembangunan di provinsi banten baik di bidang Pendidikan, Kesehatan, Politik,Keamanan, Sosial, dan Budaya. Untuk melakukan hal ini sangatlah jelas bukan pekerjaan yang mudah seperti membalikan tangan kita, perlu kerja keras dan kerja cerdas untuk memulai, menjalankan dan mempertahankannya.
Adalah Relawan Telematika Banten  yang memprakarai sebuah Komunitas Blogger Banten yang akan memberikan penguatan partisipasi publik di banten, melalui sentuhan Teknologi informasi KBB akan membawa masyarakat banten menjadi masyarakat yang peduli dan bangga terhadap tempat lahirnya. Maka disanalah akan tercipta Partisipasi Publik yang nyata.

Usaha Relawan Telematika Banten dalam niatnya menciptakan hubungan baik yang komunikatif antara masyarakat dan pemerintah melalaui sarana Internet/Blog harus didukung sepenuhnya oleh berbagai komponen masyarakat dan pemerintah, salah satu bentuk upaya dukungan pemerintah terhadap upaya merajut kembali Hubungan Kontituensi ini diantaranya adalah dibangunnya infrastruktur Teknologi Informasi dan komunikasi di Propinsi Banten bersama-sama PT. Telkom dan komunitas Pendukung lainnya.

Pasca dibangunnya infrastruktur TIK di Banten, maka dengan sangat cepat partisipasi masyarakat dan hubungan masyarakat dengan pemerintah akan ramai tanpa masyarakat harus menggunakan prosedur-prosedur yang telah dibakukan oleh Protokoler, tanpa masyarakat harus menunggu lama untuk ambil bagian menggunakan haknya dalam menyampaikan saran, dan masukan untuk pemerintah, disinilah hari kemerdekaan TIK di Banten akan terjadi.

Mengapa Harus NgeBlog ?

Penelitian Adi Onggoboyo dalam “Suatu Fenomena Sociocyber yang unik dan dinamis” pada bulan Oktober 2004 yang lalu mengungkapkan bahwa 95,26% dari 211 blogger Indonesia menyatakan bahwa mereka merasa mendapatkan hal-hal positip setelah menjadi blogger. Hal-hal positip tersebut diuraikan lagi oleh Adi Onggoboyo sebagai berikut :
Meningkatkan Gairah Hidup 2,98%
Lebih Disiplin 0,49%
Semangat Prestatif 3,98%
Menjalin dan memperbanyak relasi/ kawan/ persahabatan 48,75%
Rajin menulis/ meningkatkan kemampuan/ produktivitas menulis 8,95%
Lebih kreatif/ ekspresif/ inspiratif/ motivatif 4,47%
Menambah berbagai wawasan 3,98%
Lega bisa berbagi 2,48%
Lain-lain 7,96%
Gabungan beberapa poin diatas 15,92%

Dari data tersebut, Adi Onggoboyo menyimpulkan bahwa blog dapat dijadikan sebuah alternatif bagi pengembangan diri dari berbagai sisi, tidak hanya sekedar tulis menulis.

Penelitian diatas semakin menguatkan pandangan bahwa blog itu memiliki nilai manfaat yang cukup besar dibandingkan dengan nilai negatifnya, menurut saya aktifitas blog adalah sebuah aktivitas pencerdasan jika dilihat melalui bidang Psikologi :

1. NgeBlog itu Merangsang Otak.

Aktivitas ngeBlog, mulai dari membuat desain blog sampai dengan menulis blog tiap waktu merupakan suatu proses mental otak yang melibatkan jutaan sel pada otak. Rangsangan tersebut membuat rantai-rantai neuron menjadi aktif dan dimulainya proses mielinisasi (myelin adalah sejenis protein lemak yang dikeluarkan oleh otak untuk melapisi hubungan antara dendrit ketika kita menerima suatu informasi yang baru.

Seorang peneliti otak yang bernama Dr. Marian Diamond telah menghabiskan waktu tiga puluh tahun untuk mengadakan rangkaian percobaan tentang otak. Hasilnya disimpulkan bahwa pada umur berapapun sejak lahir hingga mati, adalah mungkin untuk meningkatkan kemampuan mental otak dengan rangsangan lingkungan.

Dengan demikian prinsipnya bahwa semakin terangsang otak dengan aktivitas intelektual dan interaksi lingkungan, semakin banyak jalinan yang dibuat antara sel-sel otak. Ini dapat dibuktikan dengan membandingkan jumlah jalinan sel otak pada tikus hasil percobaan Diamond. Tikus yang otaknya terus menerus dirangsang memiliki jumlah jalinan yang lebih banyak dibandingkan tikus yang tidak diberi rangsangan pada otaknya.
2. NgeBlog itu Menyehatkan Jiwa dan Raga.

Ngeblog berkaitan erat dengan aktivitas menulis blog, penelitian yang dilakukan Adi Onggoboyo menunjukkan bahwa 27,48% dari 211 blog berisi mengenai curhat pribadi, 21,23% adalah renungan/refleksi, dan ide-ide pemikiran 14,69%. Hal ini juga dikuatkan dengan survei yang dilakukan octave.or.id yang mendapatkan 52,46% dari 122 blogger memilih menulis blognya dengan curhat/diary.

Mengapa ngeblog dapat dikatakan menyehatkan jiwa? Dari hasil data survei diatas dapat diasumsikan jika sebagian besar blogger telah melakukan perilaku katarsis dengan mencurahkan perasaannya melalui tulisan pada blognya.

Katarsis menurut Kamus Lengkap Psikologi karangan J.P. Chaplin adalah :

pembebasan atau pelepasan ketegangan- ketegangan dan kecemasan- kecemasan dengan jalan mengalami kembali dan mencurahkan keluar kejadian-kejadian trumatis di masa lalu, yang semula dilakukan dengan jalan menekan emosinya ke dalam ketidaksadaran.

Dengan menuliskan perasaan-perasaan yang muncul terutama hal-hal negatif akan memberikan rasa puas dan lega (Dr. Pennebaker).

Menulis blog sebagai media katarsis lebih bermanfaat daripada melakukan aksi kekerasan. Emosi-emosi yang tersimpan dalam ketidaksadaran akan membuat seseorang semakin cemas, dan pada saatnya kecemasan tersebut akan termanifestasikan dengan perilaku agresifitas. Contohnya: Kebrutalan para polisi, Kebrutalan para pendemo, Kebrutalan seorang ayah yang tega membunuh anaknya, kebijakan pemerintah yang kurang mendukung masyarakat. Blog sebagai media katarsis akan mengarahkan blog sebagai suatu media psikoterapi alternatif.

Ada ungkapan yang mengatakan di dalam tubuh yang kuat terdapat jiwa yang sehat, begitu pula sebaliknya karena tubuh dan jiwa merupakan satu kesatuan yang tak dapat dipisahkan. Pelepasan emosi melalui menulis di blog akan memberikan efek relaksasi bagi tubuh sehingga fungsi tubuh akan kembali mencapai keadaan homeostatis. Keadaan stress memicu tubuh untuk selalu dalam keadaan tegang, dan semakin lama ketegangan tersebut akan memperlemah pertahanan tubuh dan selanjutnya akan mempengaruhi fungsi organ tubuh. Dengan demikian semakin kita rajin melampiaskan emosi dalam tulisan blog kita semakin terjaga tubuh kita dari berbagai ancaman penyakit.
3. Ngeblog itu Suatu Proses Pembelajaran.

Aktivitas menulis blog merupakan proses belajar. Ketika kita mengungkapkan perasaan kita melalui suatu blog, kita akan belajar untuk mengenal perasan-perasaan dan emosi-emosi yang muncul dari suatu peristiwa dalam keseharian kita. Semakin sering kita menyadari hal tersebut semakin lama kita semakin mengenal diri kita sendiri sehingga pada situasi yang sama, kita akan belajar untuk mengontrol emosi tersebut. Hal ini merupakan salah satu dari dasar pemikiran Aaron Beck yang terkenal dengan terapi kognitifnya.

Aktivitas membaca blog orang lain juga merupakan proses belajar. Ketika kita membaca blog orang lain, tak jarang kita menerima informasi baru tentang berbagai hal. Secara tak langsung pengetahuan baru atau pengalaman orang lain tersebut akan mengendap dalam pikiran kita sehingga pada suatu saat dimana kita mengalami hal yang sama kita secara sengaja atau tidak, kita akan menggunakan pengetahuan tersebut untuk memecahkan masalah yang kita hadapi. Hal ini dapat diterangkan lebih lanjut melalui teori belajar kognitif yang dikembangkan oleh Kohler.

Ada perilaku-perilaku ketika ngeblog yang bisa dicurigai sebagai sebuah proses pembelajaran, yaitu :
– Memberikan komentar :
belajar mengungkapkan pendapat, belajar menerima pendapat orang lain, belajar menerima perbedaan, belajar untuk memahami orang lain.
– Memberikan sapaan dalam ShoutBox :
belajar untuk memulai dan mempertahankan suatu interaksi sosial, belajar untuk memberi perhatian, belajar untuk berafiliasi satu dengan yang lain, belajar memberi apresiasi terhadap suatu blog.

Dengan demikian ngeblog merupakan suatu proses pembelajaran dan pengembangan kepribadian bagi diri blogger itu sendiri.
4. Ngeblog itu Melatih Perilaku Afiliasi dalam Interaksi Sosial

Saya tidak akan menjelaskan panjang lebar tentang hal ini, tetapi saya akan menunjukkan suatu fenomena kedekatan hubungan sosial yang tercipta antara blogger hanya karena saling membaca blog satu sama lain. Tidak jarang kita dapat melihat komentar-komentar yang mengesankan suatu hubungan keluarga dekat dalam blog seseorang.

58,29% dari 211 blogger dalam penelitian Adi Onggoboyo mengatakan komunikasi melalui blog membuat mereka merasa cepat akrab. 51,65% dari 211 blogger merasa lebih akrab berkomunikasi via blog dengan temannya yang sudah dikenalnya dalam dunia nyata. Saling berbagi cerita dan pengetahuan membuat seseorang mulai mengenal seseorang yang lainnya secara lebih mendalam. Keterbukaan dan kepercayaan akan menciptakan suatu jalinan afiliasi yang dapat pula menumbuhkan hubungan emosi blogger yang satu dengan yang lainnya meskipun tidak melakukan pertemuan fisik.

Dengan demikian Kesatuan Blogger yang bersatu melalaui  Banten Blogger Community yang berada di bawah Relawan Telematika Banten   akan membangkitkan dan menukil kualitas kemanusiaan seseorang, dan ini adalah Momentum Kebangkitan Banten di Bidang TIK untuk meningkatkan Partisipasi Publik melalui tulisan-tulisan ilmiah, komentar , saran terbuka, sehingga tercipta sebuah wilayah perang pemikiran yang positif dalam kerangka Civil Society

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s